nilanews.com

Fokus Dan Tuntas

BAU TAK SEDAP POLITIKUS SUBANG !!

Mang Eep : “Saya memohon maaf.”

Dukungan Pilkada dan perpindahan kader partai tertentu ke partai lain di Subang telah memicu perhatian pubik dan para petinggi Partai. Ragam komentar pun mengisi blantika medsos, wajar, karena politik sesuatu yang sexy untuk diperbincangkan, dicemooh atau diproyeksikan sebagaimana disampaikan mang Eep, Ketua DPDNasDem Subang, yang kini sedang giat-giatnya menata NasDem agar menjadi pemenang Pemilu 2024 dengan target perolehan 12 kursi DPRD Subang.

NasDem rupanya menjadi salah satu pilihan politik yang dipandang bisa menjadi rumah restorasi bagi kader partai lain yang berkeinginan membangun Subang melalui wadah legislatif mendatang, paling tidak menurut orang dekat mang Eep, minimal dari tiga partai lain sudah menyatakan bergabung dengan Partai NasDem, “gitu aja kok repot,” kata mang Eep meminjam ungkapan GusDur saat ditanya pendapatnya tentang fenomena kepindahan partai.

Namun bagai kilat di siang bolong, mang Eep melontarkan pernyataan yang bisa membuat para petinggi partai lain kemungkinan tersinggung, “saya mencium bau tak sedap politikus Subang, dan saya rasakan sendiri!”

Pernyataan tersebut bisa memicu kekeruhan dunia perpolitikan di Subang sebagaimana disampaikan kalangan internal NasDem itu sendiri, “sebagai kader NasDem, saya akan meminta klarifikasi terhadap pernyataan Ketua NasDem, maksudnya apa melontarkan pernyataan yang bisa memicu memanasnya politik di Subang, apalagi dilontarkan beberapa saat setelah salah satu Partai Politik mewacanakan para Calon Kepala Daerah di Subang sepagi ini.”

Dijambangi ke rumahnya, mang Eep memohon maaf kalau pernyatannya bisa menyinggung berbagai stake holder pembangunan di Subang termasuk para tokoh partai politik, “saya memohon maaf, saya tidak bermaksud membuat polemik di Subang. Ceritanya, saya sedang memberikan pengarahan di internal partai, mendadak rapat terhenti beberapa saat karena rupanya salah seorang peserta rapat tidak kuat menahan kentut sehingga sayup-sayup terdengar bunyi ‘ngik’, maka dengan tegas saya katakan, ada bau tak sedap politikus Subang.” (Balad Uing)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *