nilanews.com

Fokus Dan Tuntas

Bi Nina Sambangi Camat Dan Puskesmas Ciater

Nilanews.com – Setelah bersilaturahmi kepada Kadis Kesehatan Subang (2/4/2020), besoknya Bi Nina DPRD Jabar dari Partai NasDem menyempatkan diri bersilaturahmi dengan Camat dan pegawai Puskesmas Palasari Ciater membicarakan seputar penanganan corona di Kecamatan Ciater, “Alhamdulillah masyarakat mempunyai kesadaran tinggi untuk mengantisipasi corona,” ungkap Camat kepada Bi Nina.

Aktifitas di kantor kecamatan Ciater nampak berjalan normal. Jum’at pagi digunakan untuk berolahraga dan aktifitas bersih-bersih kantor sehingga suasana kantor menjadi lebih bersih dan lebih nyaman, “Allah memang mempunyai rencana yang baik,” kata Bi Nina di sela-sela obrolan berjarak dengan Camat Ciater.

Kunjungan Bi Nina dilanjutkan ke Puskesmas Palasari Ciater. Nampak jauh dari dugaan, yang dibayangkan suasana Puskesmas penuh ketegangan ternyata para pegawai berada dalam suasana ceria, dan sebagaimana kondisi kantor Camat Ciater, Puskesmas pun sangat bersih dan tertata rapih, “memang sekarang ini kita menjadi seperti mesin saja, jika ada sampah sedikit pun, pasti dibersihkan,” kata bidan Erna.

Team Medis Puskesmas
      Team Medis Puskesmas Palasari Ciater

Sebelum Bi Nina meninggalkan Puskesmas, tidak lupa Bi Nina menyerahkan bingkisan kecil berupa masker medis yang diterima bidan Erna.

Melihat kondisi masyarakat, aparat dan petugas kesehatan di Kecamatan Ciater, rasanya corona  meningkatkan taraf kebersihan masyarakat, dan masih kata Bi Nina dalam obrolan ringannya, “sepertinya corona sedang berdzikir kepada Allah dan melaporkan kepada Allah Penciptanya tentang keadaan umat manusia, kini banyak yang menyadari pentingnya kebersihan, banyak yang beribadah dan berdo’a, dan tentu saja banyak yang menyadari tentang ketidakberdayaan diri, kalau bukan karena pertolongan Allah.”

Rombongan Bi Nina meninggalkan Puskesmas dengan suatu ketakjuban kepada Sang Maha Pencipta disertai keyakinan, “pada waktunya Allah akan membuat manusia takjub dan tersenyum atas corona yang melanda umat manusia ini, sehingga bukan hanya corona yang khusu’ berdzikir melainkan seluruh ummat manusia seandainya tidak dihinggapi penyakit yang lebih berbahaya dibandingkan corona, yaitu penyakit keingkaran terhadap Allah sebagaimana ummat Nabi Musa A.S. pada saat itu yang beberapa kali berjanji akan mengikuti ajaran Nabi Musa A.S. jika Tuhan Nabi Musa A.S menghilangkan bencana atau wabah, namun beberapa kali dikabulkan, beberapa kali pula mengingkarinya, ” Lalu bagaimana setelah corona menghilang?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *