nilanews.com

Fokus Dan Tuntas

BUPATI INSTRUKSIKAN KETERBUKAAN APBD SAMPAI RAB MULAI TAHUN KETIGA

nilanews.com_ Bahwa sebagaimana maklum Bupati Subang pernah berkomitmen melakukan keterbukaan anggaran dari mulai APBD sampai dengan RAB pada tahun ketiga masa jabatannya, dan apabila pada tahun ketiga tidak terlaksana, maka siap mengundurkan diri dari jabatan Bupati. Dan janji Bupati tersebut dicetak dalam ratusan ribu lembar yang dibagikan kepada masyarakat Subang saat kampanye pilkada, selain itu ditandatangani di atas kertas bermaterai dan dicatat dalam akta notaris Alm. Asep Subrata sebagai bukti keseriusan Calon Bupati Subang pada saat itu dalam membangun Subang, demikian disampaikan Eep, Ketua NasDem Subang.

Sehubungan ada sebagian masyarakat yang menyaksikan janji tersebut tidak akan terlaksana, maka Eep angkat bicara, “Bupati Subang, Bupati kita ini konsisten dengan janjinya, beliau orang jujur, terhormat, ucapan dan kenyataan sesuai dan ditepati dengan konsisten. Jadi tidak mungkin Bupati mengingkari janji terhadap rakyat Subang, lihat saja tahun ketiga masa jabatannya.”

Sehubungan dengan hal tersebut, Kadis Kominfo mengatakan, bahwa untuk membuka APBD sampai RAB tidak harus membuat sistem baru, dan bisa langsung dilaksanakan, paling lambat pada tahun ketiga, “pernyataan KaKominfo tersebut merupakan harapan baru yang sangat positif bagi transparansi anggaran yang dicanangkan Bupati Subang. Saya apresiasi positif kepada Kakominfo Subang, beliau pigur pejabat yang tidak berorientasi bekerja harus melalui dengan anggaran,” kata Atek, tokoh masyarakat Ciater.

Kepala BKD, Cecep mengatakan, bahwa tranparansi anggaran yang merupakan janji Bupati tersebut sudah diinstruksikan oleh Bupati dalam setiap rapat staf, sementara Kadis Kependudukan dan Catatan Cipil mengatakan, bahwa Dinas Kependudukan siap melaksanakan instruksi Bupati untuk melakukan keterbukaan anggaran dari mulai APBD sampai tingkat RAB, tinggal menunggu instruksi berikutnya.

Iqbal, Ketua Gerakan Massa Buruh NasDem merasa bangga mempunyai Bupati yang konsisten dengan janjinya, “Alhamdulillah, gayung bersambut, Bupati punya program, OPD telah siap melaksanakan program keterbukaan anggaran tersebut.”

Sehubungan dengan belum terbukanya anggaran covid pada Dinas Sosial Kabupaten Subang kepada publik, Eep mengatakan, kemungkinan pola pikir Kadinsos terkoptasi oleh tahun ketiga pelaksanaan transparansi anggaran, “mungkin seperti itu pola pikir Kadinsos Subang, jadi sekarang tidak harus terbuka kepada publik karena belum tahun ketiga masa jabatan Bupati sehingga nanti saja kalau bertanya tentang harga mie sakura misalnya pada Kadinsos Subang pada tahun 2021.”

Saat Bupati Subang dimintai konfirmasinya melalui telpon WA-nya tentang keterbukaan anggaran dan sikap Kadinsos Subang yang tidak terbuka kepada publik, Bupati belum berkesempatan membalas pesan WA nilanews.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *