nilanews.com

Fokus Dan Tuntas

DPW NASDEM KEMBALIKAN BANTUAN BI NINA ANGGOTA DPRD JABAR

Dokumentasi pada saat Packing

Dokumentasi pada saat Packing

nilanews.com _ Saan Mustofa, Ketua DPW NasDem Jabar, melalui HM. Rachmat, Sekertaris DPW, kembalikan bantuan Nina Nurhayati, Anggota DPRD Jabar, berupa beras, mie instan serta hand sanitizer untuk posko Peduli Cegah Covid 19 DPW partai NasDem.

Selidik punya selidik, ternyata menurut Rachmat, bantuan tersebut bukan ditolak melainkan dikembalikan untuk dibagikan kepada masyarakat Subang yang membutuhkan. Selain itu menurut Rachmat, DPW menitipkan APD untuk para petugas medis di Subang.

Racmat pun mengapresiasi apa yang sudah dilakukan DPD Subang karena membagikan APD yang bisa dicuci, “menurut laporan yang saya terima, ternyata APD yang bisa dicuci banyak dibutuhkan Para petugas medis yang berada di ruang UGD dan para petugas lapangan, karena itu saya mengapresiasi DPD Subang yang telah memberikan APD tersebut, sehingga melengkapi bantuan APD dari DPW yang memang untuk sekali pakai.”

Dalam pada itu Nina menyampaikan, apa yang disumbangkan jauh dari mencukupi, tetapi dengan bergotong royong saling membagikan kepeduliaan, lambat laun akan melengkapi kekurangan yang ada dan akan menjadi kekuatan besar.”

Sementara Eep, Ketua DPD Subang, selain menyampaikan terima kasih karena telah dipercaya DPW untuk menyalurkan bantuan baik berupa pangan maupun APD, juga mengingatkan para pemegang kebijakan, bahwa RSUD bisa menjadi sumber penyebaran virus corona kalau tidak benar-benar dipersiapkan alat-alat dan ruangan sterilisasi yang memadai.

Menurut Eep, telah banyak para petugas medis yang terjangkit, termasuk di Subang, semestinya para pengambil kebijakan harus segera melakukan evaluasi mendalam, jangan asal-asalan mempersiapkan ruangan untuk pasen terindikasi corona maupun untuk pasen positif SWAB, sebab menghadapi virus tentu harus ekstra ketat, beda dengan menghadapi penyakit lain. Ruangan khusus penerimaan pasen sejak awal pun seharusnya dipisahkan sesuai jenis penyakit yang sekiranya diduga terkena wabah, jangan sampai disatukan karena bisa berbahaya.”

Apa yang disampaikan Eep sebenarnya bukan pemikiran dirinya melainkan aspirasi dari para petugas medis yang sengaja mengadukan kepada dirinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *