nilanews.com

Fokus Dan Tuntas

DUKUNGAN KADER PDIP TERHADAP REALITA DI SUBANG WILAYAH ABU-ABU?

Eep : Saya mendukung Iwan Fals Cawapres Partai NasDem

Dukungan kader partai tertentu terhadap kader partai lain untuk menjadi Kepala Daerah merupakan wilayah abu-abu dan bukan sebagai penghianatan terhadap partai itu sendiri pada saat dilakukan jauh sebelum Partai memutuskan Calon Kepala Daerah, lain halnya kalau pindah partai. Dukungan dan pindah partai sesuatu yang sangat jauh berbeda, demikian diungkapkan beberapa sumber.

Ketika mang Eep ditanya tentang dukungan kader PDIP terhadap realita sebagaimana diberitakan media on line ternama di Subang, dia enggan menjawabnya karena hal tersebut bukan wilayah NasDem melainkan wilayah di luar NasDem dan dirinya sama sekali tidak mencampuri urusan partai lain, “saya menghormati semua Partai, saya tidak bisa menjawab sesuatu yang bukan urusan saya, saya tidak tahu kriteria disiplin partai lain,” kata mang Eep.

Menurut mang Eep, masing-masing Partai mempunyai standar disiplin tersendiri, namun secara umum hak demokrasi tidak bisa dibungkam saat Partai belum memutuskan hal tersebut, “saya mendukung Iwan Fals menjadi Cawapres Partai NasDem. Saya tidak takut berbeda pendapat dan keinginan dengan Ketua Umum, namun ketika Partai sudah memutuskan maka saya tunduk patuh pada keputusan Partai.”

Banyak kader partai lain pidah menjadi anggota NasDem di Subang, di sisi lain ada juga kader partai lain mendukung realita di Subang untuk pilkada. Dan ketika hal tersebut ditanyakan kepada mang Eep tentang perbedaannya, mang Eep hanya berkilah, “untuk apa bertanya tentang sesuatu yang anda sudah tahu jawabannya.”

Dari beberapa sumber yang enggan disebutkan namanya dapat diketahui, pindah partai adalah sesuatu yang pasti bahwa seseorang sudah berada pada partai yang baru dipindahinya dan bukan lagi anggota partai awalnya, sementara dukungan dari kader partai tertentu terhadap kader partai lain dalam pilkada seperti dukungan beberapa pengurus kecamatan kepada seseorang jauh sebelum partainya memutuskan masih merupakan wilayah abu-abu dan kader-kader tersebut masih menjadi anggota partai tersebut. Bisa dikatakan pasti, kalau menyatakan pindah keanggotaan partai. Bahkan beberapa sumber mengatakan, mereka tidak mungkin berani pindah partai sebagaimana kader lainnya yang pindah ke Partai NasDem.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *