nilanews.com

Fokus Dan Tuntas

EEP : SUBANG HARUS KONDUSIF DAN MEMBANGUN

Nilanews.com_ Ada kekurangan dan kelemahan kepemimpinan Bupati Subang, namun secara umum sedang berupaya melakukan pembangunan sesuai kemampuan. Kekurangan dan kelemahan disebabkan sifat tidak ada manusia yang sempurna, “jangan terlalu ideal memandang kepemimpinan, karena sebagai manusia pasti mempunyai pola pikir dan keinginan yang berbeda, termasuk tentang sikap dan karakter kepemimpinan jangan terlalu diharapkan harus sesuai dengan keinginan masing-masing,” kata Eep di sela-sela diskusi kecil ba’da duhur di sekretariat Partai NasDem.

Eep memandang kepemimpinan dengan membandingkan plus minus sepak terjang programnya, “kalau harus plus terus mana ada, saya melihat dari batas-batas kewajaran minusnya, bukan memandang pemimpin harus seperti malaikat dan superman.”

Masih menurut Eep, sinergitas kepemimpinan Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Subang sudah bisa memberikan harapan bagi peningkatan pembangunan Subang karena itu akan memberikan dampak positif apabila bisa bertahan bersama sampai periode usai kepemimpinan politik, “tugas masyarakat adalah mempertahankan sinergitas tersebut bagi kepentingan publik, demikian juga menjadi tugas stake-holder pembangunan termasuk di dalamnya aparat hukum,” jelas Eep.

Kondisi yang sedang membangun bisa saja diharubirukan oleh kejadian tertentu, biasanya oleh sepak terjang apparat hukum sehingga yang harusnya pembangunan berjalan maju malahan menjadi tersendat gara-gara ada stake-holder pembangunan berurusan dengan hukum yang menyita konsentrasi bukan saja yang berhadapan dengan hukum tetapi bagi stake-holder pembangunan lainnya, “karena itu, sebagai rakyat Subang saya berharap apparat hukum di Subang lebih melihat pada manfaat pembangunan ketimbang memenuhi tugas jabatan karirnya, toh dalam SPPD yang sekarang mengemuka, kerugian negaranya sudah dikembalikan. Jaksa di Aceh bisa melakukan suasana kondusif, masa di Subang tidak bisa,” kata Eep.

Semasa Eep memimpin, hal serupa tapi tak sama pernah terjadi Sekretariat Daerah bahkan sudah diperiksa Irda dan hasilnya memang ditemukan ada kerugian keuangan negara, segera disuruh mengembalikan dan Eep menyelesaikan kasusnya, “para pejabat Pemkab Subang ketika itu pasti ingat kejadian yang menimpa beberapa orang tersebut, bahkan sebagian ada yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada saya sekarang ini.”

Ternyata menurut Eep, ada yang sangat diperlukan dalam pembangunan, suasana kondusif, maka Eep meminta Kejaksaan Negeri Subang untuk mengkondusifkan suasana di Subang agar peningkatan pembangunan berjalan ada peningkatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *