nilanews.com

Fokus Dan Tuntas

Lawan Corona, Bupati Subang Lakukan Pendekatan Ilahiah

Nilanews.com – HUT Subang yang jatuh pada tanggal 5 April 2020 nuansanya menjadi sangat berbeda, kali ini dirayakan dengan membagikan dana zakat pejabat ditambah anggaran Pemkab Subang, selain itu Bupati Subang menyiapkan secara khusus anggaran untuk para anak yatim yang berdo’a setiap hari agar Subang terhindar dari corona dan musibah lainnya.

Untuk maklum gagasan mang Eep semasa menjabat Bupati memotong zakat dari para pejabat Pemkab Subang berjalan terus sampai kepemimpinan Bupati Ruhimat yang dananya disetorkan pada BAZ Subang, setiap tahun terkumpul ratusan juta rupiah yang pada HUT Subang sekarang akan dibagikan kepada anak-anak yatim se kabupaten subang, per desa/kelurahan lima puluh orang dan kekurangannya diambil dari Kas Daerah, demikian disampaikan Bupati Subang kepada nilanews.com.

Bupati Subang menyadari, bahwa melawan corona yang demikian besar dan tak terlihat tersebut memperlihatkan ketidakberdayaan manusia dalam menghadapi musibah, selain dengan pertolongan Alloh, karena itu, upaya Ilahiah dengan melibatkan do’a anak-anak yatim semoga memancarkan kasih sayang Alloh SWT terhadap masyarakat Kabupaten Subang.

Mang Eep mendukung penuh upaya Bupati Subang tersebut, bahkan kata mang Eep, harus ada porsi anggaran yang memadai bagi setiap upaya Ilahiah yang melibatkan masyarakat secara masal, karena sebagaimana disampaikan Bupati Subang, corona adalah bukti ketidakberdayaan manusia dihadapan Alloh, dan kalau bukan karena Alloh maka siapa pun tidak akan ada yang mampu mengusir corona dari belahan bumi ini.

Kekuatan senjata dan kecanggihan dunia medis modern terbukti telah diluluhlantakkan oleh makhluk Alloh yang super kecil dan tak terlihat tersebut, semua dibuat sibuk, khawatir bahkan kalau kurang keyakinan kepada Zat Yang Maha Kuasa bisa-bisa terkena penyakit parno, kata salah seorang warga.

Upaya ilmiah terus dilakukan oleh Bupati Subang dengan keterbatasan APD, diantaranya rapid tes langsung bagi ODP sesuai instruksinya kepada jajaran kesehatan.

Bahwa menghadapi situasi seperti ini harus disikapi secara Islami, corona adalah rencana Alloh Yang Maha Baik untuk menguatkan keimanam dan ketaqwaan, dari corona dirasakan jelas Kemahabesaran Alloh SWT dan ketidakberdayaan manusia kecuali dengan pertolongan Alloh, ungkap Iqbal disela-sela memenuhi pesanan masker “tidak ada rotan akar pun jadi.”

Dan pada akhirnya menurut Iqbal, dalam menghadapi kejadian ini, terpulang pada keimanan masing-masing. Pemerintah tidak akan mampu menyuruh masyarakatnya agar bersabar dan menyadarkan kejadian ini pada Yang Maha Punya Rencana yaitu Alloh SWT karena urusan keimanan dan ketaqwaan seseorang akan tergantung pada dirinya sendiri, dan karena urusan hidayah adalah urusan Alloh SWT.

Semoga masyarakat Kabupaten Subang selamat dari terjangan virus corona yang menggemparkan dunia ini, kalau bukan karena Kemahamurahan dan Kemahasayangan Alloh SWT, sesungguhnya hamba-Mu pantas mendapatkan musibah yang lebih hebat dari corona akibat dosa yang selalu diperbuat oleh hamba-Mu, kata Iqbal menkorelasikan prilaku dirinya dengan musibah sebagai upaya muhasabah kepada Sang Maha Pencipta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *