nilanews.com

Fokus Dan Tuntas

PELAYANAN YAN BANSOS JABAR NOMOR WAHID

Mang Eep Hidayat, Ketua DPD NasDem Subang

nilanews.com_ Kesan sebagai pelayan rakyat tergambar dari para pegawai Yan Bansos Pemprov Jabar, saat bertanya tentang aspirasi masyarakat berkaitan dengan aplikasi Si Rampak Sekar, “kalau seluruh OPD pelayanannya seperti Yan Bansos Jabar, maka masyarakat akan dibuat tersenyum dan puas,” ungkap mang Eep, wartawan yang akan meliput kordinasi antar OPD di pemprov Jabar.

Kesan tidak birokratis dan tidak jelimet tetapi langsung melayani secara subtansial apa yang ditanyakan masyarakat sungguh Yan Bansos merupakan lembaga yang tidak membuat sangar seputaran Gedung Sate, “Yan Bansos langsung memberikan pelayanan sampai ke tingkat teknis sehingga masyarakat merasa mendapat bimbingan dan pelayanan memuaskan,“ ungkap Agus Sopian merasa terlayani dengan baik.

Keramahan dan pelayanan prima dari sebuah OPD Pemprov Jabar mencerminkan muka Gubernur Jawa Barat, sebaliknya kesan sok pejabat dari para pejabat merupakan tindakan yang merendahkan Gubernur Jawa Barat atau bahkan dapat diindikasikan menghancurkan nama baik Gubernur Jawa Barat, apalagi kalau ditambah informasi dari petugas resepsionis yang seolah-olah dikondisikan untuk menutupi keberadaan para pejabat di lingkup OPD tersebut, sungguh hal tersebut merupakan pengingkaran dari visi dan misi Gubernur Jawa Barat, “penting Gubernur Jawa Barat menguji OPD-nya, apakah sok pejabat atau sudah menyadari hakekat jabatan sebagai pelayan masyarakat, mudah-mudahan semua OPD di Pemprov Jabar dapat memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat, apapun latar belakang masyarakat tersebut,” ucap mang Eep.

Saat mang Eep ditanya, apakah memang ada para pejabat di lingkup OPD Pemprov Jabar yang sok pejabat dan tidak mencerminkan pelayanan prima terhadap masyarakat, “coba saja datang ke OPD Pemprov Jabar mulai dari yang terletak di jalan IR. H. Juanda sampai ke seputaran Gedung Sate,” kilahnya.

Bicara tentang pelayanan, apakah DPRD Jabar dalam Rapat Paripurna tentang Raperda P2 APBD yang Pandangan Umum Fraksi-Fraksinya cukup mendengar Fraksi Golkar saja, sedangkan yang lainnya hanya menyerahkan berkas merupakan bentuk pelayanan DPRD Jabar terhadap masyarakat agar tidak terlalu lama mendengarkan PU Fraksi-Fraksi? Dengan penuh senyum keheranan mang Eep mengatakan, bahwa hal tersebut kemungkinan merupakan bentuk pelayanan  prima DPRD Jabar terhadap Gubernur Jawa Barat.  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *