nilanews.com

Fokus Dan Tuntas

TERKAIT EEP BANYAK DIKRITIK DAN DIHUJAT MEDSOS

Mang Eep Hidayat, Ketua DPD NasDem Subang

EEP : ALHAMDULILLAH

Nilanews.com_ Selain popular karena mantan Bupati, Eep adalah mantan Bupati Subang pertama asli putra Subang, artinya lahir dan besar di Subang, sehingga selesai menjadi Bupati aktifitas dan tinggal masih tetap di Subang berbeda dengan mantan Bupati sebelumnya, kini menjadi Ketua NasDem Subang. Bergulat dalam dunia politik tentu berbeda dengan urusan lainnya, tidak bisa menghindar dari pertarugan politik yang cukup membuat saling berhadapan secara politik, dalam pilkada dan pileg misalnya, jelas berebut kemenangan. Karena Eep masih aktif di politik, maka bisa saja terkait dirinya menjadi sasaran kritik dan terkadang dijuruskan ke urusan hukum sebagai konsekuensi logis pernah memegang kebijakan politik pemerintahan.

Menanggapi hal tersebut, ketika discreenshootkan beberapa kritik dan pandangan miring terkait dirinya, Eep mengatakan, bahwa dalam kehidupan dunia pasti sangat berwarna, berbagai ujian, cobaan dan teguran Alloh pasti datang silih berganti dengan cara yang berbeda-beda dan tidak akan pernah selesai, “lain lagi kalau di alam kekal, warnanya hitam putih,” kata Eep.

Eep menuturkan, bahwa dirinya sangat berterimakasih pada siapa pun yang mengkritik atau bahkan menghujat dan menjelekannya, selain karena dirinya memang pantas dikritik dan dijelekkan atau dihujat dengan berbagai kelemahan dan kekurangannya, “sesungguhnya berbagai nada miring terhadap diri saya tidak seberapa dibandingan dengan dosa dan kesalahan saya yang sangat besar, kalau saja Alloh membukakan seluruh aib dan kesalahan serta kelemahan saya, tentu merupakan teguran yang sangat berat.”

Dalam menghadapi berbagai nada miring atau bahkan ancaman terhadap dirinya, Eep berpegang pada tiga hal, pertama, muhasabah yaitu menyadari apa yang menimpanya sebagai sebuah kepatutan bahkan jauh lebih berat dari hal tersebut pantas dikenakan pada dirinya oleh Alloh SWT disebabkan besarnya dosa dan kesalahannya sehingga menghadapi hal seperti itu cukup dengan ucapan Alhamdulillah. Kedua, mendoákan orang yang menyampaikan nada miring pada dirinya, semoga Alloh meninggikan derajatnya, menjadikannya orang sukses dunia akhirat dan semoga Alloh melindunginya dari berbagai terpaan kehidupan dan ketiga, bahwa celakanya seseorang bukan karena ancaman orang atau karena dihujat orang dan dijelekkan orang melainkan karena Alloh menghendakinya, “saya pernah dipenjara misalnya, karena memang Alloh menghendakinya, bukan karena ancaman, bukan karena upaya negatif seseorang, maka nasehat guru ngaji saya ketika kecil, jangan pernah mengatakan bahwa kecelakaan orang lain seperti sakit, mati dan musibah lainnya dikaitkan dengan diri kita disebabkan pernah menyakiti hati kita, tetapi karena semua itu sudah menjadi ketentuan Alloh pada dirinya.”

Karena itu Eep mengatakan, “kepada siapapun yang mengkritiknya dan berniat melakukan upaya hukum atau lebih berat dari hal tersebut untuk menghancurkan diri saya, lakukan saja kalau hal tersebut menjadi ketenangan dan kesejahteraan batinnya serta bisa memuaskan hidupnya, semoga menjadi amal ibadah yang baik. Kalaupun ada gibah terhadap diri saya disebabkan kealfaan yang menjadi sifat manusia, maka saya sangat memaapkannya, aamiin.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *