nilanews.com

Fokus Dan Tuntas

YANG PENTING DIKETAHUI TENTANG TES CORONA DI SUBANG

Dirut RSUD : ‘’Terima kasih Bi Nina dan NasDem’’

drh. Sodirun, Kepala Balai Veteriner Subang, menyampaikan bahwa BVET Subang bersama laboratorium lain sudah masuk dalam Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanggulangan Covid-19. Petugas B-Vet telah mengikuti Pelatihan Pemeriksaan COVID-19 dengan metode Real Time – Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) secara online yg diselenggarakan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, Badan Litbangkes Kemenkes RI, pada tanggal 28 April sampai dengan 2 Mei 2020. Dan sebelumnya Pun sudah diajak uji banding oleh Labkes Prov. Jawa Barat.

drh. Sodirun pun menerangkan, B-Vet resmi beroperasi sejak ditandatangani MoU antara B-Vet Subang dengan RSUD Subang tanggal 8 Mei 2020, sedangkan Surat tugas untuk melakukan pengujian COVID-19 diterima drh Sodirun bersama empat B-Vet lainnya melalui Surat Tugas dari Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan No. 5317/Kpts/TU.040/F/04/2020 tanggal 30 April 2020.

Adapun kemampuan uji B-Vet sebanyak 20 – 30 sampel swab per hari selama 1 – 2 hari dengan tenaga laboratorium pengujian RT-PCR semua dari B-Vet Subang, sedangkan tenaga ahli untuk diagnosa COVID-19 adalah dr. Ida dari RSUD Subang karena berkaitan dengan pengujian sampel manusia.

Ditanya, apakah drh. Sodirun merasa bangga atas penunjukan B-Vet Subang, dirinya menyampaikan, merasa biasa-biasa saja karena menurutnya, hal itu sudah merupakan tugas dan kewajiban sebagai ASN untuk melaksanakan perintah pimpinan, tentu tanpa melupakan tugas pokok dan fungsi B-Vet sebagai pengawal kesehatan ternak dan keamanan produk pangan asal ternak di wilayah kerja.

Sebagaimana Bupati Subang, drh. Sodirun bersyukur dapat ikut membantu meringankan beban tugas petugas medis yang diharapkan dapat mengurangi beban mental pasien dan atau masyarakat, ‘’kiprah dan keberadaan kami, Balai Veteriner Subang, semoga dapat memberi manfaat bagi peternak pada umumnya dan masyarakat sekitar pada khususnya,’’ pungkas drh. Sodirun.

Dimulai dari informasi B-Vet terhadap Dirut RSUD, kemudian ditindaklanjuti kordinasi bi Nina dengan Kadis Kesehatan Jabar, maka dilayangkanlah Surat Pengajuan Bupati Subang kepada Pemprov Jabar dan akhirnya berbuah hasil, tes SWAB bisa dilaksanakan di Subang yang berpengaruh besar terhadap penanggulangan corona di Subang dan umumnya di Jawa Barat.

Dirut RSUD sebagai penaggungjawab pelaksanaan kerjasama mengatakan, khusus bagi masyarakat Subang yang diperiksa institusi kesehatan Pemda Subang sama sekali tidak dipungut biaya apabila diperlukan untuk tes SWAB.

Selain itu, Dirut RSUD menyampaikan ucapan terima kasih kepada NasDem dan bi Nina yang sudah membantu melancarkan proses kerjasama sehingga apa yang menjadi harapan bisa terwujud, namun bi Nina menampiknya, ‘‘peran saya kecil sekali, hanya mengkordinasikan, kewajiban saya sebagai Anggota DPRD Jabar, semua berkat Bupati Subang, Departemen Pertanian, pimpinan B-Vet, Dirut RSUD, Kadinkes Subang, Kadinkes Jabar dan Pemerintah, juga DPW NasDem Jabar yang pada saat itu saya mintakan bantuannya untuk mengkordinasikan pada pemprov Jabar dan Pemerintah.’’

Sementara itu, Ruhimat, Bupati Subang, yang terus menerus melakukan kordinasi tidak henti-hentinya menyampaikan ucapan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu lancarnya kerja sama Pemkab Subang dengan B-Vet Subang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *